Sungguh hanya karena limpahan karunia-Nya setelah melalui berbagai suka duka, hambatan dan semangat yang naik turun dan kemauan keras akhirnya saya bisa menyelesaiakan disertasi saya
Saya membutuhkan perjalanan panjang untuk menyelesai-kan disertasi ini, ijinkan saya menyampaikan kilas balik perjalanan itu. Setelah menyelesaikan kuliah S 2 pada tahun 2008, ada sesuatu yang hilang. Aktifitas membaca, menulis, dan menganalisa rasanya terhenti.Kerinduan bertemu dengan dosen-dosen dengan segala pendapat dan argumentasi tentang ilmu pengetahuan semakin besar. Kerinduan berdiskusi dengan teman-teman, berlari mengejar bis setelah jam sekolah supaya tidak tertinggal mata kuliah, pulang malam hari dan tertidur di bis selama kuliah S 2, menghadirkan rasa kosong yang lengang. Kerinduan belajar lagi, berjuang, bertahan dan menyelesaikan studi menggebu saat itu.
Suatu hari saya mendapatkan tugas sebagai moderator seminar di sebuah acara di
Semarang, saya menjadi moderator untuk Bapak Dr. Indrajati
Sidi dalam seminar tersebut. Pada kesempatan itu beliau bertanya “Bahasa
Inggris Ibu bagus, kuliah dimana?”. Saya menjawab bahwa saya baru saja selesai
kuliah S2 dan rindu belajar lagi.Beliau menjawab, kalau ingin kuliah lagi saya
diminta membuka web Beasiswa Unggulan dan mempelajarinya. Pemerintah
menyediakan beasiswa untuk insan-insan berprestasi melalui Beasiswa Unggulan
dari Kementrian Pendidikan Nasional. Seminggu kemudian saya mendaftar di UKSW
kampus tercinta ini setelah yakin sebagai pilihan terbaik, di Program Doktor
Studi Pembangunan, dan dua bulan kemudian setelah melalui seleksi di Beasiswa
Unggulan, saya dinyatakan berhak mendapatkan beasiswa unggulan untuk
kuliah di UKSW.Maka dimulailah saat-saat indah itu di Gedung E lantai 5 ruang 505. Diskusi-diskusi yang membuka wawasan, membuka pikiran, yang kadang membingungkan, bahkan memabukkan, tugas bertubi-tubi yang tak kunjung selesai, dosen-dosen yang luar biasa mengagumkan yang kadang saling beradu pendapat dan mahasiswa berusaha setengah mati untuk memahami, makalah yang tak terhitung jumlahnya, jurnal- jurnal internasional yang harus ditelaah adalah hal-hal yang menggairahkan. Waktu-waktu yang sangat indah dimulai. Berlarian mengejar bis, tidur dalam bis yang lamanya 3 jam setiap ke kampus, makan di kantin dengan mahasiswa-mahasiswa yang masih muda dan sering dikira dosen, dan berjam-jam di perpustakaan adalah gelora yang menggetarkan. Hingga ujian kualifikasi dan ujian proposal yang menegangkan dan mendebarkan terlampui.Tiga semester awal semua terlewati dengan lancar.
Masalah muncul saat selesai ujian proposal dan dinyatakan lulus, saya tiba-tiba tergoda kegiatan lain pada bulan Februari tahun 2011. Tepat memasuki semester ke 4 sejak masuk kuliah, saya tergoda untuk mengikuti seleksi kepala sekolah berprestasi dan memutuskan untuk mengikuti seleksi tersebut. Praktis waktu, perhatian dan energi terkuras dan terfokus pada seleksi tersebut, dan saya menghabiskan waktu hampir satu tahun untuk mulai lomba di tingkat kabupaten, menang di tingkat Provinsi Jawa Tengah dan akhirnya mewakili Jawa Tengah ke tingkat nasional. Alhamdulillah hasilnya memuaskan dan menjadi Juara I tingkat Nasional.
Di sisi lain disertasi yang
jadwalnya menulis bab II yang sangat membutuhkan waktu dan energi untuk membaca
buku referensi dan mulai mengambil data ke lapangan nyaris tidak dikerjakan.
Butuh waktu beberapa bulan untuk cooling down dari kerja keras selama mengikuti
seleksi kepala sekolah.Tugas rutin di sekolah dengan tugas tambahan sebagai
kepala sekolah juga sering sekali mengbiskan waktu dan energi yang tidak
sedikit.Tidak mudah juga untuk berbelok dan tiba-tiba siap menghadap komputer
dan menulis disertasi ketika seharian sudah lelah dengan pekerjaan rutin di
sekolah.
Kesadaran bahwa saya
berani memulai harus berani menyelesaikan kuliah mulai tumbuh. Awal tahun 2013
kembali pelan- pelan buku demi buku saya hadapi, notasi demi notasi mulai saya tulis.Jurnal demi jurnal menjadi teman setiap malam.Inipun membutuhkan
waktu yang tidak sedikit.Membaca, memahami, mengutip, menguraikan menurut sudut
pandang sendiri, benar-benar membutuhkan waktu dan energi karena sering sekali
saat menguraikan harus bergumul dengan pikiran dan pendapat sendiri.Konsultasi
demi konsultasi dari promotor dan co-promotor menjadikan penelitian disertasi
mulai terarah.Pengambilan data yang sudah menghasilkan data mentah ternyata
belum diapa-apakan. Awal bab IV baru saya mulai awal tahun 2014 dengan mulai
mengambil data ke sekolah dengan lebih intensif. Data-data mentah dari lapangan
membutuhkan ketelitian dan keseriusan yang tinggi. Maka jadilah malam-malam
berikutnya menjadi malam-malam di depan komputer, dengan buku, jurnal, data,
dan semangat. Namun ada kalanya berhenti beberapa hari dan kemudian dilanjutkan
lagi.Bulan Juli 2014 mulailah bimbingan intensif dengan promotor dan
co-promotor. Awal tahun 2015 draft disertasi sudah selesai dan masih
membutuhkan waktu konsultasi untuk lebih menyempurnakan disertasi.
Akhirnya disertasi dapat
saya selesaikan pertengahan tahun 2015 dengan bantuan yang sangat berarti dari
banyak pihak. Ucapan terimakasih tak terhingga untuk semua yang telah
membantu, mendukung, memotivasi tiada henti. Promotor, Co Promotor, Dosen
penguji, keluarga tercinta, sahabat, teman, siswa semuanya :) (Terimakasih yang sangat Khusus kepada Bapak Prof Agus Sartono dan Bapak Dr Abe Susanto dari BKLN atas Beasiswa Unggulan yang saya terima) .
Sungguh sebuah perjalanan panjang , dan hanya dengan kekuatan dari Nya, semangat mencapai tujuan, dan kerja keras perjalanan itu sampai pada tujuan
Dan ini juga bukan sebuah akhir, tapi sebuah awal pada perjalanan berikutnya :) salam
Hadir di tulisan berikutnya :)
Sungguh sebuah perjalanan panjang , dan hanya dengan kekuatan dari Nya, semangat mencapai tujuan, dan kerja keras perjalanan itu sampai pada tujuan
Dan ini juga bukan sebuah akhir, tapi sebuah awal pada perjalanan berikutnya :) salam
Hadir di tulisan berikutnya :)