CERITA KEHIDUPAN nikmah nurbaity
life is a choice, take the best and ready for the risk. Hidup adalah pilihan, pilihlah yang terbaik dan siaplah dengan resikonya :)
Monday, May 4, 2020
TIME FLIES
It has been more than 2 years I have not written something in this blog :) how come? usually to make myself not feel guilty I will say: I am too busy. This is only an excuse somehow. The more excuses I can find, the better feeling I can have :) but the result is the same: I write nothing
Many times I realize that time flies, I feel I have not done anything great and suddenly weeks pass, months do, a new year comes. Then I just looked back and regretted: why didn't I do this one or that one or another one last month or yesterday? why did I let the days disappear and new day come again and again and I just sink in routine?
I should have spent the time wisely :) I say this magic word many times :). I should have made some clear targets and be strict to myself. The wise man says that if we want to get success, we must have a big dream and real action to make the dream come true. Dream without action is only delusion.
Routine sometimes takes all my time I think. I have to take time to make my target accomplished. maybe I must start from the small thing. I must look back for a while, I could do some great things in the past; being the winners in some national competitions, visiting some countries, writing some action research. Now..come on do something :)
well, maybe I am too pessimistic. Aha... I remember I got a chance to visit Melbourne for 3 weeks short course at Monash University in 2019. It was great, I will tell you in my next post :)
all right, I have many ideas of what I will post in my blog then.
Yes, Time Flies so fast, and I will make it meaningful :)
4 April 2020
Monday, January 1, 2018
Januari rasanya menguap begitu cepat, Februari menyusul, Maret April Mei Juni sudah semester 1. Sibuk dengan pekerjaan rutin, waktu bahis untuk mengerjakan pekerjaan yang menyita waktu. Semester 2 mulai bulan Juli. Agustus kegiatan sekolah padat. September ulang tahun sekolah. Oktober, November dan Desember datang begitu cepat. lalu tiba tiba kita dihadapkan tahun baru 2018
Aku termangu
untuk waktu yang setahun itu ahh berapa banyak yang sudah aku buat? aku tulis? aku hasilkan?
tahun 2016 mungkin ada beberapa hal besar yang kulakukan
menyelesaikan kuliah S 3, wisuda S 3. Ke Malaysia, menulis di jakarta tiap bulan, menulis ke Lombok
Dan tahun 2017 let me try to recall
Banyak yang sudah kulalukan mungkin bukan hal yang sangat besar, tetapi beberapa sangat berarti bagiku keluarga
Zainun menikah tahun 2017. tepatnya 20 Mei 2017. he is such a charming young man. dia menikahi Tiara , Kristiara Rinanti gadis cantik teman sewaktu mengikuti program pertukaran pemuda di Canada. mereka menikah di Tanjung Karang Lampung.
It is such a great moment , witnessing my son married his girl, and accepting new member of the family. having bigger family as I have zainun parents in law now. I am happy to see Zainun Happiness.
The other thing is Syifa joined the student exchange Program in Denmark. it was great moment to see her going so far away from home, learning many new things and meeting many new people. she did learnt a lot .
and the other greatest thing is having hasna in her 1 and 10 months age in December, her cute face is really adorable. she is smart and talkative. she tells so many things, asks so many questions and sings more than 10 songs . love her more and more
and my routine activity was like writing in jakarta more than 10 times this year, teaching in Solo and Surabaya for elementary school principals
thanks God, You granted me so many things , you grant me lavish grace, lavish bless that I can not write. thank you for giving all the bless for me n family
wish to get success, happiness, and bless from You God
Happy New Year
Happy new year
nikmah
For a year you have been walking in your journey
just like you wrote a book, page by page
some parts were so sweet
some were bitter
some were colourful, some were grey or black and white
just like you wrote a book, page by page
some parts were so sweet
some were bitter
some were colourful, some were grey or black and white
Many people did "come and go" in your journey
some smiled and just said hello
some decided to sit and talk a lot about anything in beautiful evenings
and one or two chose to stay by your side
some smiled and just said hello
some decided to sit and talk a lot about anything in beautiful evenings
and one or two chose to stay by your side
some taught you loving and caring
some taught u patience and understanding
some made you stronger and wiser
some made you mature and better
some taught u patience and understanding
some made you stronger and wiser
some made you mature and better
For a year u have been through
you learnt which is fake and which is true
you learnt whom to doubt and whom to trust
you learnt whom to let go and whom to stay with
you learnt which is fake and which is true
you learnt whom to doubt and whom to trust
you learnt whom to let go and whom to stay with
for a year u have learnt and now u decide
what way you will take
what step you will make
what dream you will pursue
what thing you wanna make it true ,,
what way you will take
what step you will make
what dream you will pursue
what thing you wanna make it true ,,
Friday, November 24, 2017
UNTUK SISWA TERCINTA
UNTUK SISWA SISWA TERCINTA
Hari ini adalah hari guru, hari
kami para guru
Tapi tak ingin kami menepuk dada
Dan berkata pekerjaan kami yang
paling mulia
Karena hidup adalah saling membutuhkan
antar sesama
Kalau kalian mengatakan tanpa guru kami apa jadinya
Kami katakan tanpa siswa kami tak kan punya makna
Hari ini adalah hari guru , harinya
kami para guru
Kami hanya ingin katakan
Menjadi guru adalah pilihan
Pekerjaan yang bagi kami
membahagiakan
Adalah kehormatan untuk memiliki kesempatan
belajar bersama kalian
Mempersiapkan generasi ke depan
Hari ini hari guru, harinya kami
para guru
Kami hanya ingin sampaiakan
Terimakasih telah selalu memberi kami harapan,
memberi kami semangat untuk selalu menjadi yang terbaik,
memberi kami semangat untuk selalu menjadi yang terbaik,
tampil
yang terbaik, mengajar yang terbaik, menjadi guru guru terbaik
untuk
kalian siswa siswa terbaik
Terimakasih
telah memberi kami kepercayaan
Untuk
mengajari kalian tentang kehidupan
Bukan
hanya tentang pelajaran, bilangan,
hafalan, teori dan fakta
Dalam
wujud angka angka di rapot saja
Tapi
tentang mana yang harusnya dilakukan, mana yang harus ditinggalkan
Tentang
apa yang baik untuk diteruskan dan apa yang sebaiknya dihentikan
Tentang
apa yang pantas diucapkan, dan apa yang tidak pantas disampaikan
Tentang
apa yang elok disanjungkan dan yang tak elok diungkapkan
Hari
ini hari guru, harinya kami para guru
Terimakasih
selalu memberi kami kebanggan
Untuk
membersamai tumbuh kembang kalian
Menyaksikan
kalian mengejar prestasi, mimpi dan kesuksesan
Melihat
kalian membangun kepribadian
Menyemai
tiap saat kejujuran
Menanam
tiap hari kebaikan demi kebaikan
Hari
ini hari guru, harinya kami para guru
Ijinkan
kami sampaikan
Dari kalianlah kami belajar
menjadi jiwa jiwa yang dewasa
Yang harus memahami dan mencoba
mengerti tentang rasa
Dan kadang kami belum bisa
melakukannya dengan sempurna
Barangkali ada yang terluka atau ada
saja yang kalian tak suka
Tapi sungguh semua adalah karena
tanggung jawab dan cinta
Hari ini hari guru, harinya kami
para guru
Mari lakukan hal terbaik yang
kita bisa
Tulis mimpi mimpi kalian di dinding dinding batu
Biar tak mampu waktu menghapusnya
Tulis cita cita kalian tinggi di cakrawala
Biar tak bisa angin menderanya
Ukir kegala kebaikan di hati paling dalam
Biar tak bisa kebencian membinasakannya
Dan biarkan kami para guru
mengantarkan kalian
Berjalan bersama kalian, menyaksikan
senyum keberhasilan
Karena itu sesungguhnya bagi kami adalah kebahagiaan
NIKMAH NURBAITY
SMA NEGERI 7 PURWOREJO
Thursday, October 12, 2017
HOW I AM WRITTEN BY A STUDENT :) THE WAY I TEACH
A CASE STUDY OF LANGUAGE TEACHING METHOD
USED BY THE OUTSTANDING ENGLISH TEACHER
OF SMA NEGERI 5 PURWOREJO IN THE ACADEMIC YEAR OF 2013/2014
USED BY THE OUTSTANDING ENGLISH TEACHER
OF SMA NEGERI 5 PURWOREJO IN THE ACADEMIC YEAR OF 2013/2014
nur samsiah
http://ejournal.umpwr.ac.id/index.php/scripta/article/view/1461
Abstract
The researcher wants to know what the
language teaching method used by an English teacher of SMA Negeri 5 Purworejo
who has a lot of achievements in her career as English teacher. She is Ms.
Nikmah Nurbaity. Besides, the researcher wants to know whether there are unique
things in English teaching learning process in her class. This research is a
qualitative research. For observing the object of research, the researcher does
it in 3 days (July, 20, 27, 31 2013). The place of this research is in SMA
Negeri 5 Purworejo. The sampling technique of the research is uses the
purposive and snowball sampling. The researcher interviews Ms. Nikmah and her
students. The researcher uses the triangulation for data collecting
(observation, interview, and documentation). The instrument in this research is
human instrument that is the researcher herself. The researcher finds 8
language teaching methods used by Ms. Nikmah. They are The Grammar-Translation
Method, Community Language Learning, Content-Based Learning, Multiple Intelligences,
The Direct Method, Desuggestopedia, The Audio-Lingual Method, and The Silent
Way. Besides, the researcher finds the unique things in teaching learning
process in class of Ms. Nikmah. Such as, Ms. Nikmah does not use textbook to
tell the narrative (story of Cinderella) and make it be up-to-date. For
example, she changes the character in the story with her students. It makes the
story more interesting.
Saturday, October 7, 2017
GOT THE PRIZE FROM INTEL AS IT LITERATE PRINCIPAL
TEMPO Interaktif, Jakarta - Intel Indonesia memberikan
penghargaan kepada 12 guru, kepala sekolah, dan pengawas dari sekolah negeri
yang mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar.
Penghargaan tahunan dengan
tema "Intel Education Awards" ini dilakukan oleh Intel Education
Initiative dan Kementerian Pendidikan Nasional Indonesia, pada Senin, 15
Agustus 2011.
"Dua belas guru ini
disaring dari 231 guru yang berasal dari 33 provinsi," kata Imelda
Adhisaputra, Direktur Corporate Affairs Intel Indonesia di Jakarta, Selasa, 16
Agustus 2011.
Para guru itu melalui
berbagai tahapan, termasuk wawancara dan prensentasi untuk memaparkan penerapan
teknologi dalam metode belajar mengajar mereka.
Imelda mengatakan tahun
ini adalah penganugrahan ketiga Intel Education Awards. Dari tahun ke tahun, ia
mengatakan telah melihat banyak contoh luar biasa dari pendidik yang menggunakan
teknologi untuk meningkatkan hasil belajar mengajar.
Tahun ini misalnya, kata
dia, ada guru dari Pulau Haruaku, Maluku, yang melakukan pemanfaatan teknologi
meski dengan fasilitas terbatas, bahkan listrik disana pun tidak stabil.
Siti Zulaifah Sulaiman,
Guru SMAN 3 Medan, pemenang Kategori Guru, mengatakan tidak ingin guru kalah
bersaing dengan muridnya dalam pemanfaatan teknologi. "Kami selalu
ditantang untuk selangkah lebih maju daripada murid. Teknologi membuat kami
bisa memberikan lebih banyak untuk para murid," ujarnya.
Imelda mengatakan Intel
Education Awards ini merupakan bagian dari Intel Teach Program yang menyediakan
bimbingan teknologi bagi para pendidik untuk memanfaatkannya dalam proses
belajar mengajar dan program ini telah melatih 75 ribu tenaga pengajar sejak
diluncurkan empat tahun lalu.
Sementara itu, daftar
pemenang Intel Education Awards antara lain:
Kategori Guru:
1. Siti Zulfah Sulaiman (SMAN 3 Medan, Sumatera Utara)
1. Siti Zulfah Sulaiman (SMAN 3 Medan, Sumatera Utara)
2. Mustafa, SST.Par, M.Pd (SMKN 4 Makassar,
Sulawesi Selatan)
3. Dra. Herfen Suryati (SMA YPUDP Bontang,
Kalimantan Timur)
Kalimantan Timur)
4. H. Imron Rosidi, S.Pd., M.Pd (SMKN 2
Pasuruan
Jawa Timur)
Jawa Timur)
5. Nur Azizah, S.Pd, M.Si (SMAN 1 Koto Baru
Dharmasraya, Sumatera Barat)
Kategori Kepala Sekolah dan Pengawas:
1. Drs. Tri Suharnowo, M.M (SMA YPHB Kota Bogor, Jawa Barat)
1. Drs. Tri Suharnowo, M.M (SMA YPHB Kota Bogor, Jawa Barat)
2. Nikmah Nurbaity, S.Pd, M.Pd (SMAN 5
Purworejo, Jawa Tengah)
3. Andi Candra, M.Pd (SMAN 1 Lebong Atas,
Bengkulu)
Bengkulu)
4. Drs. Ganda Santosa (Dinas Pendidikan Kab.
Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan)
Kategori Pengajar Luar Biasa (PLB):
Solbi, S.Pd (SMALB Prof. Dr. Sri Soedewi,
Jambi)
Solbi, S.Pd (SMALB Prof. Dr. Sri Soedewi,
Jambi)
Kategori Guru Berdedikasi:
Ali Tuasikal (SMAN 1 Pulau Haruku, Maluku)
Ali Tuasikal (SMAN 1 Pulau Haruku, Maluku)
Kategori Tutor Paket-C:
Raden Roro Vemmi Kesuma Dewi (PKBM Budaya
DKI Jakarta)
Raden Roro Vemmi Kesuma Dewi (PKBM Budaya
DKI Jakarta)
RATNANING
ASIH
THE AWARD FROM THE PRESIDENT
https://www.jpnn.com/news/5-guru-dan-kepsek-berprestasi-terima-satyalencana5 Guru dan Kepsek Berprestasi Terima Satyalencana - JPNN.COM
JAKARTA--Sebanyak lima orang guru
dan kepala sekolah berprestasi dan berdedikasi luar biasa dalam melaksanakan
tugas profesionalnya mendapat anugerah Tanda Kehormatan Satyalencana Pendidikan
dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono pada puncak peringatan Hari Guru
Nasional 2011 dan HUT PGRI ke-66 di Sentul International Convention Center,
Bogor, Rabu (30/11).
Para guru dan kepala sekolah yang
mendapat penghargaan tersebut, antara lain
Andul Hajar (guru SMAN 3 Makassar),
Herfen Suryati (guru YPVDP
Bontang),
Imron Rosidi (guru SMKN 2
Pasuruan),
Mustafa (guru SMKN 4 Makassar) dan
Nikmah Nurbaity (Kepala Sekolah
SMAN 5 Purworejo).
Acara yang dihadiri oleh jajaran Menteri Kabinet Indonesia
Bersatu II, Gubernur Jawa Barat, Ketua Umum PGRI dan 4500 orang guru ini
mengusung tema Meningkatkan Peran Strategis Guru untuk membangun karakter
bangsa. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menerangkan,
di dalam peringatan Hari Guru tahun ini diharapkan dapat lebih meningkatkan
kesadaran dan komitmen guru terhafap budaya mutu di kalangan guru dalam
mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Kita harus meneladani semangat dan dedikasi guru
sebagai pendidik profesional dan bermartabat bagi semua anak bangsa. Hal ini
untuk meningkatkan sumber daya manusia yang bermutu dan meningkatkan kesadaran
serta kepedulian masyarakat akan pentingnya keuddukan dan peran strategis guru
dalam membangun pendidikan karakter bangsa yang cerdas, komprehensif dan
bermanfaat," jelas Nuh.
Selain itu, Mantan Rektor ITS ini menambahkan, selain
diselenggarakan di tingkat nasional, peringatan Hari Guru Nasional juga digelar
di tingkat propinsi, kabupaten/kota, dan sekolah/madrasah. Yakni, diisi dengan
kegiatan forum ilmiah guru, seminar peningkatan profesionalisme guru.
ASIA EUROPEAN CLASSROOM PROJECT , WRITTEN IN KOMPAS
|
http://unisosdem.org/article_detail.php?aid=2882&coid=1&caid=52&gid=3
Konferensi Internasional Guru Asia Eropa III Seretnya Kucuran Dana untuk Pertaruhan Citra Bangsa |
|||
|
|
|||
|
KONFERENSI
International Guru Asia-Eropa III (Third Asia-Europe Classroom International
Teachers' Conference) di Bogor, 28 September-2 Oktober 2003, kembali memberi
gambaran betapa tertinggalnya sistem pembelajaran di Indonesia dibandingkan
dengan negara-negara lain.
KETIKA UMUMNYA siswa
negara-negara Asia -Eropa sudah memanfaatkan teknologi informasi untuk
berkomunikasi sarana pembelajaran, situasi berkutat dengan lagu lama. Sisa
Indonesia masih dijejali kurikulum dan metode pembelajaran yang menempatkan
guru sebagai ?dewa? di depan kelas.< kelas. p>
Dalam konferensi itu,
para guru yang berasal dari 12 negara Asia-Eropa begitu antusias menawarkan
konsep pembelajaran melalui Internet. Mereka berjumlah 78 orang, masing-
masing dari Indonesia, Korea, Jepang, Cina, Singapura, Vietnam, Filipina,
Brunei Darussalam, Malaysia, Finlandia, Jerman, dan Portugal.
Di depan forum, mereka
tampil berkelompok mengajukan konsep pengajaran interaktif. Polanya, siswa
antarsekolah saling berkirim data. Artinya, siswa diarahkan aktif mencari dan
membuat bahan melalui rekaman gambar video atau uraian teori yang berdasar
pada lokalitas. Modalnya tentu saja penguasaan bahasa Inggris dan penguasaan
teknologi informasi (Internet).
Setiap kelompok
terdiri dari beberapa guru dari negara berbeda. Para kelompok berlomba
meyakinkan Asia-Europe Foundation (ASEF) bahwa proposal mereka layak
dijalankan dan kelak berhak ikut konferensi selanjutnya dengan biaya ASEF.
Seperti biasanya, dalam setiap konferensi akan ada penilaian terhadap proyek
yang telah berjalan. Kelompok terbaik dijanjikan mendapat hadiah 2.500 Dollar
AS. Rencananya, konferensi keempat (tahun 2004) berlangsung di Jerman.
Pada konferensi di
Bogor kali ini, dibahas dan dinilai sembilan proposal. Tim penilai yang
dimotori Zainal Arif Mantaha (dari ASEF) memutuskan tujuh yang layak
dijalankan. Dua di antaranya melibatkan guru dari Indonesia.
Yang satu berjudul
Sciene Beyond The Classroom, sebuah metode pembelajaran sains yang berbasis
pada lingkungan masyarakat sekitar sekolah. Proposal ini melibatkan 11 guru
dari tujuh negara, yakni Indonesia, Filipina, Malaysia, Brunei, Cina,
Vietnam, Finlandia, dan Belanda. Guru dari Indonesia yang masuk dalam
kelompok ini adalah Deny Suwarja, dari SLTP Negeri I Cibatu, Garut, Jawa
Barat.
Proposal lain yang
juga melibatkan guru dari Indonesia berjudul Student’s Magazine On-Line
Journalistic for Kids. Di sini, guru-guru yang terlibat berasal dari
Filipina, Swedia, dan Indonesia. Guru dari Indonesia adalah Yeni Artanti
(Sekolah Madania, Parung, Bogor, Jawa Barat).
BAGI Yeni Artanti yang
mengajar pada sekolah swasta kalangan elite, tentu saja tidak menemui
hambatan berarti dalam menjalankan programnya. Maklum, Sekolah Madania yang
dipimpin Prof Dr Komaruddin Hidayat punya lobi kuat ke lembaga-lembaga
internasional. Ditambah lagi, orangtua siswanya berasal dari kalangan ekonomi
menengah ke atas.
Dan, yang tak kalah
pentingnya, sistem pembelajaran di sekolah tersebut sudah menjadikan
penguasaan bahasa Inggris dan penggunaan Internet sebagai "makanan"
sehari-hari.
Namun sebaliknya bagi
guru dari pelosok seperti Deny Suwarja yang bakal kelimpungan. Sebagai guru
sekolah negeri dari daerah pelosok, dia kesulitan memperoleh dukungan biaya
untuk menjalankan metode pembelajaran yang dipraktikkannya.
Buktinya, begitu
konferensi usai, pria lulusan jurusan Biologi IKIP Bandung tersebut tidak
langsung pulang kampung. Dia mencoba mendatangi Kantor Direktorat Jenderal
Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta. Maksud sebetulnya bukan cuma
sekadar mencari bantuan dana yang diperkirakan minimal Rp 50 juta untuk
pengadaan komputer, kamera, dan akses Internet. Lebih dari itu, dia ingin
menyampaikan bahwa dirinya dipercaya sebagai salah satu koordinator untuk
kolaborasi pembelajaran yang melibatkan tujuh negara. "Ini satu
kebanggaan bagi Indonesia, sekaligus tamparan jika Indonesia gagal
menjalankannya," ujar Deny.
Namun, tak satu pun
pejabat Depdiknas yang berkenan menemui Deny. Maka, pulanglah guru tersebut
ke Garut dengan tangan hampa. Jika dari pemerintah pusat saja tidak ada
tanggapan positif, tentulah mustahil menggantungkan harapan pada pemerintah
Kabupaten Garut. Pasalnya, sebelum berangkat ke Bogor untuk konferensi pun,
Deny sudah kesulitan menemui pejabat setempat. Biaya untuk mengikuti
konferensi dirogoh dari kantongnya yang pas-pasan, dengan dukungan dari
sekolah yang disebutnya "lumayan untuk uang jajan".
Kini, dengan tetap
segumpal semangat dan harapan, dia giat menyusun proposal untuk diajukan ke
lembaga-lembaga donor pendidikan. "Siapa tahu ada yang terketuk hatinya
untuk membantu, minimal membiayai pengadaan komputer senilai sepuluh juta
rupiah," ujarnya.
Kalaupun nanti upaya
mencari bantuan dana menemui jalan buntu, Deny bertekad tetap jalan. Dia
sudah punya rencana memanfaatkan warung Internet di sekitar sekolah.
Namun, kalau
itu sampai terjadi, maka citra guru Indonesia di mata internasional mengalami
kemunduran. Untuk diketahui, pada Konferensi Guru Asia-Eropa kedua di
Finlandia (2001), Nikmah Nurbaity-guru SMU
Negeri 7 Purworejo, Jawa Tengah-berhasil meloloskan proposalnya
dan telah direalisasikan dengan sukses.
Berkat
dukungan dana memadai dari Pemerintah Kabupaten Purworejo, Nikmah mampu
menjalankan metode pembelajaran Bahasa Inggris secara multikultural. Sebanyak
20 unit komputer digunakan oleh 20 siswa pilihannya untuk bertukar informasi
dengan pelajar Swedia. Siswa binaan Nikmah memberikan informasi rekaman
gambar dan teks tentang Ndolalak, tarian tradisional rakyat Purworejo.
Sebaliknya, siswa dari Swedia binaan Ulla Dahlstrom dan Torbjorn Larsson
mengirimkan gambar dan teks tentang Hambo, tarian tradisional rakyat Swedia.
|
|||
|
|
|||
Friday, March 10, 2017
PUBLIC ORGANIZATION PRIVATE PARTNERSHIP, MY DISERTATION
MY DISERTATION IS PUBLISHED HERE,
YOU CAN ACCESS :)
http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/7061/11/D_902009002_Judul.pdf
http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/7061/11/D_902009002_Judul.pdf
YOU CAN ACCESS :)
http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/7061/11/D_902009002_Judul.pdf
http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/7061/11/D_902009002_Judul.pdf
Tuesday, June 14, 2016
PERJALANAN . (ijinkan saya berbagi sedikit cuplikan kata pengantar dalam Disertasi saya )
Sungguh hanya karena limpahan karunia-Nya setelah melalui berbagai suka duka, hambatan dan semangat yang naik turun dan kemauan keras akhirnya saya bisa menyelesaiakan disertasi saya
Saya membutuhkan perjalanan panjang untuk menyelesai-kan disertasi ini, ijinkan saya menyampaikan kilas balik perjalanan itu. Setelah menyelesaikan kuliah S 2 pada tahun 2008, ada sesuatu yang hilang. Aktifitas membaca, menulis, dan menganalisa rasanya terhenti.Kerinduan bertemu dengan dosen-dosen dengan segala pendapat dan argumentasi tentang ilmu pengetahuan semakin besar. Kerinduan berdiskusi dengan teman-teman, berlari mengejar bis setelah jam sekolah supaya tidak tertinggal mata kuliah, pulang malam hari dan tertidur di bis selama kuliah S 2, menghadirkan rasa kosong yang lengang. Kerinduan belajar lagi, berjuang, bertahan dan menyelesaikan studi menggebu saat itu.
Suatu hari saya mendapatkan tugas sebagai moderator seminar di sebuah acara di
Semarang, saya menjadi moderator untuk Bapak Dr. Indrajati
Sidi dalam seminar tersebut. Pada kesempatan itu beliau bertanya “Bahasa
Inggris Ibu bagus, kuliah dimana?”. Saya menjawab bahwa saya baru saja selesai
kuliah S2 dan rindu belajar lagi.Beliau menjawab, kalau ingin kuliah lagi saya
diminta membuka web Beasiswa Unggulan dan mempelajarinya. Pemerintah
menyediakan beasiswa untuk insan-insan berprestasi melalui Beasiswa Unggulan
dari Kementrian Pendidikan Nasional. Seminggu kemudian saya mendaftar di UKSW
kampus tercinta ini setelah yakin sebagai pilihan terbaik, di Program Doktor
Studi Pembangunan, dan dua bulan kemudian setelah melalui seleksi di Beasiswa
Unggulan, saya dinyatakan berhak mendapatkan beasiswa unggulan untuk
kuliah di UKSW.Maka dimulailah saat-saat indah itu di Gedung E lantai 5 ruang 505. Diskusi-diskusi yang membuka wawasan, membuka pikiran, yang kadang membingungkan, bahkan memabukkan, tugas bertubi-tubi yang tak kunjung selesai, dosen-dosen yang luar biasa mengagumkan yang kadang saling beradu pendapat dan mahasiswa berusaha setengah mati untuk memahami, makalah yang tak terhitung jumlahnya, jurnal- jurnal internasional yang harus ditelaah adalah hal-hal yang menggairahkan. Waktu-waktu yang sangat indah dimulai. Berlarian mengejar bis, tidur dalam bis yang lamanya 3 jam setiap ke kampus, makan di kantin dengan mahasiswa-mahasiswa yang masih muda dan sering dikira dosen, dan berjam-jam di perpustakaan adalah gelora yang menggetarkan. Hingga ujian kualifikasi dan ujian proposal yang menegangkan dan mendebarkan terlampui.Tiga semester awal semua terlewati dengan lancar.
Masalah muncul saat selesai ujian proposal dan dinyatakan lulus, saya tiba-tiba tergoda kegiatan lain pada bulan Februari tahun 2011. Tepat memasuki semester ke 4 sejak masuk kuliah, saya tergoda untuk mengikuti seleksi kepala sekolah berprestasi dan memutuskan untuk mengikuti seleksi tersebut. Praktis waktu, perhatian dan energi terkuras dan terfokus pada seleksi tersebut, dan saya menghabiskan waktu hampir satu tahun untuk mulai lomba di tingkat kabupaten, menang di tingkat Provinsi Jawa Tengah dan akhirnya mewakili Jawa Tengah ke tingkat nasional. Alhamdulillah hasilnya memuaskan dan menjadi Juara I tingkat Nasional.
Di sisi lain disertasi yang
jadwalnya menulis bab II yang sangat membutuhkan waktu dan energi untuk membaca
buku referensi dan mulai mengambil data ke lapangan nyaris tidak dikerjakan.
Butuh waktu beberapa bulan untuk cooling down dari kerja keras selama mengikuti
seleksi kepala sekolah.Tugas rutin di sekolah dengan tugas tambahan sebagai
kepala sekolah juga sering sekali mengbiskan waktu dan energi yang tidak
sedikit.Tidak mudah juga untuk berbelok dan tiba-tiba siap menghadap komputer
dan menulis disertasi ketika seharian sudah lelah dengan pekerjaan rutin di
sekolah.
Kesadaran bahwa saya
berani memulai harus berani menyelesaikan kuliah mulai tumbuh. Awal tahun 2013
kembali pelan- pelan buku demi buku saya hadapi, notasi demi notasi mulai saya tulis.Jurnal demi jurnal menjadi teman setiap malam.Inipun membutuhkan
waktu yang tidak sedikit.Membaca, memahami, mengutip, menguraikan menurut sudut
pandang sendiri, benar-benar membutuhkan waktu dan energi karena sering sekali
saat menguraikan harus bergumul dengan pikiran dan pendapat sendiri.Konsultasi
demi konsultasi dari promotor dan co-promotor menjadikan penelitian disertasi
mulai terarah.Pengambilan data yang sudah menghasilkan data mentah ternyata
belum diapa-apakan. Awal bab IV baru saya mulai awal tahun 2014 dengan mulai
mengambil data ke sekolah dengan lebih intensif. Data-data mentah dari lapangan
membutuhkan ketelitian dan keseriusan yang tinggi. Maka jadilah malam-malam
berikutnya menjadi malam-malam di depan komputer, dengan buku, jurnal, data,
dan semangat. Namun ada kalanya berhenti beberapa hari dan kemudian dilanjutkan
lagi.Bulan Juli 2014 mulailah bimbingan intensif dengan promotor dan
co-promotor. Awal tahun 2015 draft disertasi sudah selesai dan masih
membutuhkan waktu konsultasi untuk lebih menyempurnakan disertasi.
Akhirnya disertasi dapat
saya selesaikan pertengahan tahun 2015 dengan bantuan yang sangat berarti dari
banyak pihak. Ucapan terimakasih tak terhingga untuk semua yang telah
membantu, mendukung, memotivasi tiada henti. Promotor, Co Promotor, Dosen
penguji, keluarga tercinta, sahabat, teman, siswa semuanya :) (Terimakasih yang sangat Khusus kepada Bapak Prof Agus Sartono dan Bapak Dr Abe Susanto dari BKLN atas Beasiswa Unggulan yang saya terima) .
Sungguh sebuah perjalanan panjang , dan hanya dengan kekuatan dari Nya, semangat mencapai tujuan, dan kerja keras perjalanan itu sampai pada tujuan
Dan ini juga bukan sebuah akhir, tapi sebuah awal pada perjalanan berikutnya :) salam
Hadir di tulisan berikutnya :)
Sungguh sebuah perjalanan panjang , dan hanya dengan kekuatan dari Nya, semangat mencapai tujuan, dan kerja keras perjalanan itu sampai pada tujuan
Dan ini juga bukan sebuah akhir, tapi sebuah awal pada perjalanan berikutnya :) salam
Hadir di tulisan berikutnya :)
Friday, January 15, 2016
Tambah Umur
15 Januari 2016
Sejak malam ucapan selamat ulang tahun berdatangan. lewat sms, w a, facebook, dan pagi hari dari keluarga, dari Syifa dan suami tercinta. pelukan dan doa. teks dari afif, inun dan mbak ratih. Di kelas XI IPS 3 jam pertama ngajar selesai berdoa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya siswa serentak menyanyikan lagu happy birthday. Membuat saya salah tingkah dan bahagia. Masuk kantor kepala sekolah menemui tamu saya dipanggil pak Dani ke kantor guru ternyata sudah disiapkan kejutan : semua guru di kantor dan bersama sama menyanyikan lagu selamat ulang tahun, menyiapkan kue tart. Keluar dari kantor guru semua pengurus OSIS Zendo dan teman teman sudah menyiapkan kue dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun. sungguh sebuah kejutan yang sempurna dari anak anak :)
Di group wa kepala sekolah sma project yang anggotanya ks di seluruh daerah ngerjain dengan membuat isu parah :) hiks . Di group wa Muda Ganesha 86 penuh ucapan ultah dari teman teman seangkatan :)
Time flies. :) 48 usia yang tak lagi muda :) berharap sudah banyak yang dapat saya lakukan untuk keluarga, dan pendidikan. namun masih banyak yang belum tercapai. banyak yang masih ingin saya lakukan dan berikan.
Sejak malam ucapan selamat ulang tahun berdatangan. lewat sms, w a, facebook, dan pagi hari dari keluarga, dari Syifa dan suami tercinta. pelukan dan doa. teks dari afif, inun dan mbak ratih. Di kelas XI IPS 3 jam pertama ngajar selesai berdoa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya siswa serentak menyanyikan lagu happy birthday. Membuat saya salah tingkah dan bahagia. Masuk kantor kepala sekolah menemui tamu saya dipanggil pak Dani ke kantor guru ternyata sudah disiapkan kejutan : semua guru di kantor dan bersama sama menyanyikan lagu selamat ulang tahun, menyiapkan kue tart. Keluar dari kantor guru semua pengurus OSIS Zendo dan teman teman sudah menyiapkan kue dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun. sungguh sebuah kejutan yang sempurna dari anak anak :)
Di group wa kepala sekolah sma project yang anggotanya ks di seluruh daerah ngerjain dengan membuat isu parah :) hiks . Di group wa Muda Ganesha 86 penuh ucapan ultah dari teman teman seangkatan :)
Time flies. :) 48 usia yang tak lagi muda :) berharap sudah banyak yang dapat saya lakukan untuk keluarga, dan pendidikan. namun masih banyak yang belum tercapai. banyak yang masih ingin saya lakukan dan berikan.
Tuesday, October 14, 2014
Fokus pada Presentasi
Sering presentasi? Atau rencana akan presentasi atau sering mendengarkan presentasi? Atau
bahkan saat ini sedang mendengarkan presentasi seperti saya saat ini? Kok tanya
terus mau bahas apa ini?
Hehe begini... sering sekali presenter atau penyaji atau
pembicara kehilangan inti materi yang akan disampaikan. Pembicara menyampaikan
sesuatu kemudian memberi tambahan informasi lain, kemudian membahas tambahan
lain untuk tambahan informasi tadi dan menambahkan informasi lainnya lagi yang
masih ada hubungannya dengan informasi terakhir. Nah akhirnya he loses the core
dia kehilangan inti materi karena tanpa disadari berjalan terlalu jauh.
Jadi
ingat ketika mengajar deskripsi ada seorang siswa yang senyum senyum sendiri
setelah membacakan tulisannya di depan kelas. Dia mendeskripsikan rumahnya .
Judulnya My house. Kemudian dia mencerikan rumah, kamar, ruangan, halaman dll.
Nah ketika menceritakan tentang halaman yang merupakan bagian dari rumahnya itu,
dia asyik sekali menceritakan tentang pohon rambutan di halaman rumahnya. Dia
menceritakan kapan menanam pohon itu, bagaimana merawatnya, kapan berbuahnya,
bagaimana menjual panen rambutannya, dimana menjualnya berapa untungnya,
bagaimana dibanding buah lain di pasar... nahh dia belok ke membahas pasar. Tadi
judunya deskripsi My house.
Kembali ke penyaji atau pembicara atau guru
di kelas, seberapa sering kita berbelok sangat jauh saat menyampaikan materi?
Apa inti materi yang akan kita sampaikan? Bagaimana selalu stay on tune saat
menyajikan materi? (Hehe ini sambil mendengar presentasi saya nulisnya). Apakah
harus berbicara persis dan selalu sama dengan slide saat menyampaikan materi dan tdk boleh diberi
bumbu apapun seperti joke atau tambahan informasi yang mendukung?
Let's discuss
then. First : bukalah presentasi dengan sesuatu yang menarik perhatian seperti Joke,
quotes, proverb, gambar, dll. Audience akan tertarik dan tanpa diminta langsung memperhatikan presentasi kita. . Ada joke katanya orang kita kalau presentasi
diawali permintaan maaf : saya mohon maaf karena seharusnya yang berbicara di
sini bapak kepala tapi karena beliau ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan maka
saya menggantikan beliau. Jadi nanti kalau saya tidak begitu siap saya mohon
maaf . Yang lain mungkin : saya baru mendapat tugas presentasi ini kemarin,
padahal saya sibuk sekali, jadi mohon maaf kalau nanti tidak begitu maksimal.
Nah lo. . .
Yang ke dua buat mind map atau garis besar untuk inti materi.
Berpeganglah pada garis besar ini setiap saat. Kalau ada godaan untuk bercerita
hal hal lain lihatlah kembali ke garis besar. Terlalu banyak informasi lain
yang sudah tdk ada hubungannya dengan materi akan membuat presentasi kehilangan
intinya . Bagi peserta yang pembelajar sejati mungkin akan bosan, karena tidak
mendapatkan apapun. Bagi peserta lain mungkin menyenangkan tetapi tetap tidak
mendapatkan inti materi.
Bagaimana dengan tambahan informasi atau selingan atau
joke supaya presentasi tidak membosankan. Indeed it is very important. Sangat
penting , but don't dominate the presentation with joke or unimporatnt information and we lose the core. Berikan joke
cerdas yang mencengangkan dan menggelitik. Silakan mencoba.
Wahh sudah
diperingatkan pembicara tidak boleh main hp. Sudah dulu besok lagi padahal idenya belum selesai , saya juga masih belajar bagaimana menjadi penyaji materi yang baik :)
Tuesday, April 8, 2014
MIRACLE
Many times you found a miracle
something that seemed impossible, yet it happenned
and you just wonder why
then u realized , God always gives you more than you ever expected
Sometimes you wait a miracle
something that seems impossible, but you want it to happen
but God makes the decision
only God you can depend on
Sometimes you wait a miracle
something that seems impossible, but you want it to happen
and God is the Almighty, so just pray and no need to worry :)
8 April 2014
something that seemed impossible, yet it happenned
and you just wonder why
then u realized , God always gives you more than you ever expected
Sometimes you wait a miracle
something that seems impossible, but you want it to happen
but God makes the decision
only God you can depend on
Sometimes you wait a miracle
something that seems impossible, but you want it to happen
and God is the Almighty, so just pray and no need to worry :)
8 April 2014
Wednesday, February 26, 2014
MENULIS
READ and you will know the world, WRITE and the world will know you :)
saya sepert teman teman mungkin sudah banyak membaca. ( ini lebih bagus daripada yang tidak pernah membaca atau jarang membaca) , ada yang bilang saya banyak sekali membaca. Great , what book do you read? I read FACEBOOK everday :)
Pertanyaannya sudah banyak menuliskah kita? Berapa banyak tulisan kita yang sudah dibaca banyak orang? ( yang suka ngeyel jawabnya : sudah, saya nulis status di facebook dan dibaca banyak orang hehe, yang like juga banyak tuh )
Pertanyaan ini juga menganggu pikiran saya. I read every day, saya baca banyak sekali setiap hari, tapi berapa banyak tulisan yang saya hasilkan dan dibaca banyak orang dan memberikan sesuatu kepada mereka? none :(
Saya sering ke toko buku, dan melihat banyak sekali buku. Pertanyaannya sama dari sekian ribu buku kok tidak ada buku saya ya? :( hiks hiks
Saya banyak baca novel dan setelah selesai : wahh ini mirip cerita yang saya angankan :(
Tapi saya mungkin seperti teman teman lain ya hanya sebatas berpikir, tapi tidak menulis juga :) parah ya?
Sementara saya sering melihat teman lain bisa sangat produktif, menulis banyak sekali buku, artikel, penelitian :) dan dirujuk, dibaca oleh banyak sekali pembaca, keren ya? dan saya masih pada tahapan kagum dan ingin .
Ada teman yang duduk di depan komputer selama dua jam saja menghasilkan satu tulisan. Saya kok lebih banyak baca dan browsing atau buka buka blog orang lain ya. :(
Menurut Amat Tohari seseorang bisa banyak menulis tuh kalau idenya , gagasannya dan angannya sudah penuh sesak dan harus dilahirkan. Sudah kebelet menulis. wow ...
Yang sering terjadi rasanya ide sudah penuh tapi meluangkan waktu menuliskannya menjadi tulisan yang sulit. Selalu ada alasan untuk tidak jadi menuliskannya, dan semakin kita pandai membuat dan mencari alasan, jawabannya hanya satu akhirnya : tidak jadi menulis :) :)
Saya senang menulis, pertama kali menulis di SD pada pelajaran bahasa Indonesia :), kemudain SD ikut lomba mengarang tingkat kecamatan. Parahnya tidak menang, hanya juara harapan I. Saya menulis cita cita, yang juara satu menulis sampah plastik, wah ilmiah banget ya yang juara.
Kemudian tulisan pertama dimuat di majalah Hello adalah sebuah puisi cinta untuk kekasih judulnya Never :) honornya RP 12,500. haha unik. dan setelah puisi itu dimuat sata mendapat banyak surat lewat pos waktu itu tahun 1987 belum ada email :)
kKsukaan menulis berikutnya nulis di majalah kabupaten KIPRAH tiap bulan tulisan saya dimuat, majalah daerah kab Purworejo ini lumayan banyak pembacanya karean waktu itu hampir semua PNS membeli, di Purworejo ada sekitar 11 000 PNS kalau semua membeli dan dibawa pulang berarti yang membaca banyak juga tuh. mungkin 11 ribu ditambah istri atau suami dan anak anak di rumah wah bisa dibaca puluhan ribu pembaca ya :) ini versi GR
Kemudian lomba menulis agak agak ilmiah ( hehe belum tahu waktu itu yang ilmiah yang seperti apa ) dimulai tahun 2003 ikut simposium nasional, dan tahun 2005 mencoba menulis model pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif meraih juara I nasional. Tahun 2006 menjadi kepala sekolah mencoba ikut lomba menulis pengelolaan sekolah meraih juara 2 nasional. dan 2008 ikut lomba menulis model pembelajaran juara 3 nasional. Senengnya sih dapat hadiah uang ( hehe lumayan banyak untuk guru ) yang kedua ketemu dengan orang orang hebat se Indonesia yang ke tiga dapat materi banyak sekali dari nara sumber.
Kegiatan nulis yang lain, kemarin ikut dilibatkan menulis buku untuk pengembangan kompetensi kepala sekolah di jakarta.
Nah selain itu belum sama sekali. :( :( nol besar,
Senang sekali melihat teman teman guru bisa nulis cerpen, puisi, bahkan novel atau buku pelajaran. INGIN..Bahkan seorang guru sudah menulis lebih dari 10 buku pelajaran. ada lagi yang sudah menulis 3 novel. ada yang sudah membuat buku kumpulan puisi.
Tapi ingin saja tidak cukup :) :)
Benar benar berharap bisa menulis sesuatu, paling tidak menulis di blog, nulis ptk , atau cerita ..
(hehe kalau tidak ya nulis status di facebook lah :( )
Thanks for reading
Purworejo 27 Feb 2014
Thursday, December 12, 2013
Malam
senyap telah lelap
sembunyi dibalik mimpi mimpi
tapi dengarlah huruf huruf ramai berisik di halaman demi halaman
berebut masuk di ingatan
menunda tidurmu, mengambil waktumu
tengah malam telah menuju pagi
menjelang esok berganti hari
tapi konsep dan peta pikiran masih berlompatan
berebut membentuk pemahaman
menunda tidurmu, mengambil waktumu
kelak, aku kan melihat senyum simpulmu , syukurmu
tentang saat ini yang nanti akan kau sebut dahulu :)
@with Syifa
sembunyi dibalik mimpi mimpi
tapi dengarlah huruf huruf ramai berisik di halaman demi halaman
berebut masuk di ingatan
menunda tidurmu, mengambil waktumu
tengah malam telah menuju pagi
menjelang esok berganti hari
tapi konsep dan peta pikiran masih berlompatan
berebut membentuk pemahaman
menunda tidurmu, mengambil waktumu
kelak, aku kan melihat senyum simpulmu , syukurmu
tentang saat ini yang nanti akan kau sebut dahulu :)
@with Syifa
Sunday, October 20, 2013
bicara sajalah
bicara sajalah kalian,
biar kami dengarkan
atau diam saja biar kami terjemahkan
sudah biasa kami harus mengerti
dan kami mengerti
bicara sajalah kalian,
dengan sudut pandang yang selalu berlawanan
selalu beda dan tak pernah sepadan
sudah biasa kami harus mempertimbangkan
dan kami pertimbangkan
bicara sajalah kalian,
dengan alasan dan segala latar belakang
dengan kemuliaan yang barangkali berlebihan
sudah biasa kami harus bijaksana
dan kami bisa bijaksana
bicara sajalah kalian
dengan segala kebenaran yang dipaksakan
bukankah ini bagi kami pembelajaran?
dan kami bisa belajar
@terlalu banyak mendengarkan, terlalu banyak masukan ? jangan ragu membuat keputusan, it is yours, your own responsibility :) :)
Thursday, October 17, 2013
HOW TO LEARN ENGLISH
Most of students wonder how to
learn English effectively. They want to be able to speak English well, to write
well, to read and to listen English but they think it hard for them to gain.
How to learn English effectively? There are many ways offered for
every learner and you may choose the one best for you. Here are some ways I
myself have practiced them and have proven that they did work for me.
Silent rehearsal
It means you practice English in
silence. You don’t speak but you think in English. Let see, if you see
something along your way to school, you see a car. So far you think in bahasa
Indonesia. You think it in your heart and mind : itu mobil. When you see your
friend, you will automatically think : dia temanku. From now on, use silent
rehearsal, that is car, he is my friend , and so many more things you can see
everywhere and think I English.
You may doubt, does it work? .
it is better for you to start practicing and you will see how it wonders.
Write in English
Have you tried to write in
English? Or do you feel afraid even before you start to write? You think too
much about the grammar and you stop writing? The best thing to do is to start
writing and feel no worry about grammatical mistakes. Every body makes mistakes
in writing English. The first thing to ponder is let your idea flow until you
finish your writing. Then read again, and make revision in some parts that
still need revision. You may also change the word you use if you can find the
better one. Writing often will sharpen your skill in expressing ideas into a
piece of writing. It will also add your vocabularies.
Speak up
So
many students are afraid to speak English in front of the class. They are
worried to make mistakes. For practicing, we have to be brave. Try to express
what we think, what we feel, what we imagine. If we never speak up, we will
never know how to speak.
well , those three ways will
help you a lot. just try, do and prove it..:)
happy learning
Regards, nikmah nurbaity
Subscribe to:
Posts (Atom)

